Sekilas membaca namanya, orang
menebaknya sebagai seorang TNI. Namun dia bukanlah sosok yang berlatar belakang
angkatan bersenjata. Beliau sedang menjalankan amanah yang diberikan yayasan Darul Hikmah sebagai kepala SMP IT
Darul Hikmah. Di samping tugasnya sebagai kepala sekolah, pria kelahiran
Pasaman, 25 Mei 1982 merupakan guru Bidang Studi Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) di sekolah itu. Ayah dua anak ini punya pengalaman organisasi
yang cukup cemerlang, beliau mengawali karirnya di forum studi Islam di
fakultas Bahasa, Sastra dan Seni UNP Padang, kemudian bergabung pengurus HMJ Jurusan Pendidikan Seni Rupa. Lalu
terpilih sebagai Gubernur BEM di fakultasnya, terkahir menduduki posisi sebagai
Presiden BEM tingkat universitas. Kini, tiga tahun sudah tampuk pimpinan
sebagai kepala sekolah dia pegang. Sekolah ini terus menggeliat dan bergerak
maju mengukir berbagai prestasi di bawah sentuhan tim kerja yang solid. Ia
mengemukakan lembaga apapun dan dimanapun seorang pimpinan tidak boleh ragu, ia
harus berani mengambil keputusan, tegas dan mengerti akan arah dan tujuan,
serta yang tak kalah pentingnya merasakan dengan hati. Bersama rekan kerja yang
lain beliau sangat menekankan terhadap disiplin kerja, terutama urusan ibadah.
Semua aktifitas wajib dihentikan dan harus berlarian menuju masjid saat azan
dikumandangkan. Anak pertama dari 7 bersaudara ini menyukai bidang jurnalistik,
berbagai judul tulisan dan opininya terbit di media massa dan elektronik, di
samping itu ia juga menyukai dan mahir bidang disain komunikasi visual berbagai
bentuk hasil olahan komputer.Rabu, 21 Oktober 2015
Abri Maijon
Sekilas membaca namanya, orang
menebaknya sebagai seorang TNI. Namun dia bukanlah sosok yang berlatar belakang
angkatan bersenjata. Beliau sedang menjalankan amanah yang diberikan yayasan Darul Hikmah sebagai kepala SMP IT
Darul Hikmah. Di samping tugasnya sebagai kepala sekolah, pria kelahiran
Pasaman, 25 Mei 1982 merupakan guru Bidang Studi Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) di sekolah itu. Ayah dua anak ini punya pengalaman organisasi
yang cukup cemerlang, beliau mengawali karirnya di forum studi Islam di
fakultas Bahasa, Sastra dan Seni UNP Padang, kemudian bergabung pengurus HMJ Jurusan Pendidikan Seni Rupa. Lalu
terpilih sebagai Gubernur BEM di fakultasnya, terkahir menduduki posisi sebagai
Presiden BEM tingkat universitas. Kini, tiga tahun sudah tampuk pimpinan
sebagai kepala sekolah dia pegang. Sekolah ini terus menggeliat dan bergerak
maju mengukir berbagai prestasi di bawah sentuhan tim kerja yang solid. Ia
mengemukakan lembaga apapun dan dimanapun seorang pimpinan tidak boleh ragu, ia
harus berani mengambil keputusan, tegas dan mengerti akan arah dan tujuan,
serta yang tak kalah pentingnya merasakan dengan hati. Bersama rekan kerja yang
lain beliau sangat menekankan terhadap disiplin kerja, terutama urusan ibadah.
Semua aktifitas wajib dihentikan dan harus berlarian menuju masjid saat azan
dikumandangkan. Anak pertama dari 7 bersaudara ini menyukai bidang jurnalistik,
berbagai judul tulisan dan opininya terbit di media massa dan elektronik, di
samping itu ia juga menyukai dan mahir bidang disain komunikasi visual berbagai
bentuk hasil olahan komputer.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar